Tes psikotes adalah sebuah jenis tes untuk mengetahui psikologi atau karakter psikologi, kepribadian, potensi diri, atau unsur-unsur kecerdasan seseorang. Skor IQ didasarkan pada hasil tes kecerdasan yang diukur dengan menggunakan standar deviasi. Skor rata-rata IQ adalah 100, dan skor di atas 130 dianggap sebagai kecerdasan yang sangat tinggi, sedangkan skor di bawah 70 dianggap sebagai kecerdasan yang rendah. Ada beberapa tes IQ yang tersedia, termasuk tes Stanford-Binet, tes Wechsler, dan tes 1. Tes Kepribadian. Elo pasti paling sering mendengar jenis psikotes yang satu ini. Seperti namanya, tes kepribadian adalah seperangkat tes untuk mengetahui karakter kepribadian seseorang. Mulai dari perilaku, emosi, sikap, hingga karakteristik perilaku seseorang. Tes IQ adalah jenis tes yang pasti sering dijumpai saat melamar kerja. Jenis soal tes IQ biasanya terdiri dari pertanyaan angka dan bahasa. Selain untuk mengukur kecerdasan, hasil dari tes IQ juga dapat dijadikan dasar analisis oleh rekruter mengenai pola perilaku atau berpikir seseorang. Pengertian Psikotes Menurut Ahli. 1. Daulay (2014) 2. Anastasi (2016) 3. Chaplin (Kamus Psikologi) Manfaat Psikotes. 1. Mengetahui Sifat Kepribadian. 2. Lebih Mudah Mengetahui Psikodinamika. 3. Mengetahui Kondisi Kejiwaan Dari Seseorang. 4. Sebagai Tolak Ukur Kecerdasan. Bagaimana Prosedur Psikotes? Tujuan psikotes. 1. Bagian Dari Proses. 2. 1. Logika aritmatika. © Freepik.com. Jenis psikotes yang satu ini digunakan untuk melatih kecermatan dan ketelitian dalam memecahkan masalah yang ada. Psikotes ini berhubungan dengan kemampuan berhitung untuk menjawab pertanyaan dengan benar. 1. Tes Kemampuan Verbal. 2. Tes Numerik. Contoh Soal Psikotes Deret Angka. Contoh Soal Aritmatika. 3. Tes Penalaran. 4. Tes Spasial. 5. Tes Warteg. 6. Tes Pauli Kraepelin (Tes Koran) Apa itu Psikotes. Psikotes adalah tes yang dilakukan untuk mengukur aspek-aspek individu secara psikis, yakni kecenderungan perilaku. Emotional Quotients (EQ) merupakan kemampuan seseorang dalam mengenali emosi. Kemampuan ini dinilai berperan dalam kesuksesan. Tak mengherankan jika banyak yang bertanya tentang apa ciri khas yang menonjol dari EQ. Sebab, anak sekolah sering diminta untuk melaksanakan tes IQ dan EQ. Meski demikian, kemampuan EQ lebih penting daripada IQ dari Tes IQ Stanford-Binet didesain untuk memahami kemampuan siswa dan menganalisis kenapa sebagian dari mereka cenderung tertinggal dari sebayanya. Berdasarkan versi tes edisi ke-5, kategori rentang IQ adalah di bawah ini: Skor 176-225: teramat sangat berbakat (profoundly gifted) Skor 161-175: sangat berbakat (extremely gifted) Tes IQ adalah cara yang bagus untuk mengukur kecerdasan, kualitas mental, dan kemampuan kognitif Anda. Ini akan membantu Anda belajar lebih banyak tentang diri Anda. Ini secara rutin dipekerjakan oleh lembaga pendidikan sebagai bagian dari proses penempatan dan seleksi. Itu juga diperlukan dari kandidat sebagai bagian dari lamaran pekerjaan. 4aMq.